~~
disuatu hari,
disuatu waktu,
diruang imajiner
dalam cerita fiksi religi
pada alam berpikir kami
~~

U :: Jadi orang baik itu mudah sodaraku!!!
J :: Haih,, kata sapa Tadz??
U :: Lah,, kata saya barusan..
J :: *hiks.. gimana caranya Tadz?
~~ …. dan dimulailah ceramah panjang kali lebar kali tinggi… menjadi bujur sangkar trapesium dan segitiga siku2…

U :: Kuncinya dengan mengenal Tuhan sodaraku, sudah kenal Tuhan blummm??
J :: serempak dan ga kompak :: Sudaaaah…. ~~~ blooom…
U :: Tapi yakin Tuhan itu ada kan??
J :: serempak :: yakiiiiinnn…
U :: Sumpeh lu yakin Tuhan itu ada??
J :: serempak :: sumpeeh…
U :: Bagaimana cara kita mengetahui Tuhan itu ada sodaraku?
J :: *sebagian menggumam jelasin ini itu bla bli blu..
U :: ya sudah,, next time bisa kita bahas bagaimana mengenal Tuhan kemudian bisa kita bahas lagi bagaimana sifat – sifat Tuhan.. Sementara sekarang yakin dulu Tuhan itu ada sudah cukup, ok!
Lanjut,,
Salah satu sifat Tuhan itu maha melihat dan maha mendengar, dengan segala kebesaran dan keagungan ilmuNya (*tidak mampu menjangkau kata2 saya untuk mengagungkan kemahaan Tuhan*), Tuhan dapat mengetahui segala gerak gerik dan isi hati setiap setiap setiap dan setiap mahkluk ciptaannya tanpa terkecuali.
Setiap gerak gerik, langkah, bahkan niat pun Tuhan mampu mengetahuinya.
Yakin kah saudara sekalian bahwa Tuhan mamiliki kemampuan seperti itu?? Lha wong bikin langit bumi beserta isinya saja mampu kan..
Firman Tuhan : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” qs:50/16
Kesimpulan singkatnya adalah jika kita ingin berbuat baik dan terjaga dari perbuatan buruk, maka cukup sadari bahwa kita selalu dilihat, diawasi dan dimonitoring oleh Tuhan, ketahui dan sadari dan ingat baik2 akan adanya Tuhan, maka dengan otomatis tingkah polah kita akan selalu terkendali dan kita akan mengontrol segala tindak tanduk kita selama hidup didunia. InsyaAlloh.
Firman Tuhan qs Qaaf ::
“16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya
17. (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.
18. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.”
~#~
Allohu akbar, hanya Alloh yg memiliki kesempurnaan..
~#~
foto : http://renungandave.blogspot.com/

  1. Nah yang susah itu istiqamah ngerasa ada yg memperhatikan…
    soalnya kalo udah nyaman di urusan duniawi mah, yg laen di lupakan, mo diperhatiin atau ngga ^^a

    • miss Uch,, hiks,, (⌣́_⌣̀) sayangnya dikau betul sekali..
      karena itu kita selalu diingatkan dalam 5 waktu.. biar ga lupa2 amat gitu kali ya.. (´⌣`ʃƪ)♡

  2. Setuju banget, Mas Fadlil.. beneran.. ihsan itu kaitannya deket dengan ikhlas..ikhlas..insyaAllah terkait banget dng pengenalan pada Allah. Allahu’alam. 🙂
    sibux ni nampaknya..jarang ajojing di dumay lagi ya.. 😀

  3. Mantap.. ini tulisan menduduki peringkat pertama di Google, apik tenan Fa… Selamat n sukses.. 🙂

  4. oowwwhhh ini toh “jadi orang baik” itu …. 😀

Comment here