Bismillahirrahmanirrahim inilah nasehat singkat beliau yang berhasil “menghujam jantung ku”.. *liriknya tompi

Nah siang ini di Fadlil keluar dari kantor Tanjung Perak pas jam 14 teett. As u know Surabaya gitu.. serasa buminya lebih deketan sama matahari. Puanas terik sinar matahari menampar kulit muka dan menggaruk lengan sebagaimana orang berwudhu membasuh wajah dan lengan namun kali ini dengan sinar matahari. hot.

Saya lagi berpindah eyang.. dari satu titik ke titik yang lain tapi sepanjang jalan sinar matahari terus mengikuti saya.. panas.

Untuk mendinginkan hati di tengah cuaca panas maka saya pindahkan hati saya ke kota dimana Beliau Rasulullah saw berada. Panas serupa inilah yang saya rasakan waktu itu. Panas yang saya dapatkan karena memenuhi panggilan rukun Islam yang ke lima. alhamdulillah.

Seketika itulah hati kembali merasakan rindu. Kapan lagi duhai Baginda saw akan memanggil kami silaturahmi menghadap Baginda saw?

Panas sudah tak dirasakan lagi karena ternyata dengan mengingat Madinah sudah terukir senyum di wajah dan juga di hati. Menyeruak kerinduan kepada orang yang paling mengasihi dan menyayangi kita Baginda Rasulullah saw.

Hikmah yang saya dapatkan.. jika kondisi wujud belum bisa bergerak berpindah dari tempat yang tidak kita sukai. Maka bisa dimulai dengan memindahkan hati Anda ke tempat yang Anda sukai terlebih dahulu.

Udah cuman mau ngomong itu aja. Semoga berkah dan manfaat.

Allahuma sholi ‘ala sayyidina Muhammad saw.

Comment here