Makam Habib Broh
Bismillahirrahmanirrahim
Beberapa minggu sebelum wafatnya seorang sahabat dan guru kami bib “Bro” Faiz Rizal Al-Athos, Fadlil kepikiran tentang jasad yang tertidur diam tidak memberikan respon apapun ketika kita sentuh apalagi diajak ngobrol.
Jasad yang tadinya dapat berinteraksi dengan kita, ketika Allah tetapkan dan cukupkan usianya maka jasad hanya tinggal terdiam tidak dapat bergerak dan berbicara lagi. Jasad itu telah ditinggalkan ruh penghuninya.
Jasad terdiam itulah tadinya mesin pencari pahala sebagai bekal ketika ruh kita kembali kepada Allah swt. Jasad adalah media kita menggapai ridho Allah swt. Digunakan untuk apakah matanya telinganya tangannya dan kakinya, kemana saja kah jasad semasa hidup. Seringkah melangkah ke masjid ke majelis orang soleh dan apakah jasad sering digunakan untuk berbuat kebaikan dan menolong orang lain? Sehingga ketika meninggal jasad itu telah menghasilkan pahala bagi ruh? ataukah naudzubillah mindzalik sebaliknya.
Jasad akan berbuat A dan juga berkata B atas kemauan ruh pengisinya. Maka pusat komando atas perbuatan jasad sebenarnya adalah ruh kita.
Marilah kita ingat ketika melihat jasad saudara sahabat kita, apakah kelak jika tiba waktu ruh kita meninggalkan jasad ini telah memiliki manfaat terbesar bagi ruh kita?
Duhai ruhani penghuni jasad, berikanlah perintah hanya yang baik bagi jasad tubuh manusia yang Allah ciptakan sebagai media engkau kembali kepada Allah dalam keadaan Allah memberikan ridho dan senang dengan kembalinya engkau berpetualangan di alam bumi.
Allahuma aaamiinn.
Allahuma sholi ala sayyidina Muhammad saw.

doa kami untuk antum bib “Brow” Rizal Faiz al-Athos.
Saya bukanlah suatu apapun di hadapan Allah, namun saya berdoa sekuat hati saya memohon kepada Allah agara beliau habib Brow diberikan kenikmatan alam kubur dan berkumpul dengan datuknya. Semoga kita dapat berjumpa kembali beb.. bener antum orangnya baek dan lucu.. Faatihah..

Comment here