Bismillahirrahmanirrahim,,,
Kisah berikut diceritakan oleh orang yang saya kenal, namanya Mr Bejo. Beliau bercerita terkait kisah tawasul atas profesi pekerjaannya saat ini.
Sahabat saya ini bercerita suatu hari mendapat pesan di henpon dari mantan rekan kerjanya kurang lebih lima tahun yang lalu. Rekan kerjanya yang saat ini sudah menjadi orang kepercayaan pimpinan pada perusahaannya merekomendasikan sahabat saya ini untuk bergabung dan mendukung kinerja pada perusahaannya yang cukup besar.
job interview
Apa yang istimewa dari hal diatas ??
Proses rekrutmennya. Proses rekrutment sahabat saya ini lain dari yang lain, jika biasanya rekrutment pegawai diawali dengan mengirim surat lamaran dan CV maka sahabat saya cukup mengirimkan CV portofolio. Jika berikutnya proses rekrutment dilanjutkan dengan panggilan interview dari departement Human Resource / SDM, dilanjutkan dengan adanya berbagai macam tes dan juga tes psikologi kemudian masih dilanjutkan berbagai interview bertahap lagi dan lagi,,, maka sahabat saya ini langsung lompat interview kepada pimpinan tertinggi pada perusahaan tersebut tanpa melalui tahapan proses rekrutmen.
Saking serunya saat diskusi dengan pimpinan tersebut, sahabat saya bertanya : “Jadi saya resign sekarang juga nih dari kantor lama Pak ??” dan pernyataan sambutan dari pimpinan pun cukup mengasikkan, “Sekarang pun kamu kerja disini jam ini silahkan, sudah saya terima.” // “Tanpa ada surat kontrak atau surat pengangkatan? saya percaya saja dengan Bapak ? Gentlemen agreement ??” // “Yap, berkas berkas urusan kamu saya yang urus nanti.” Ajeebbh ,,, tanpa melihat latar belakangnya, sahabat saya mendapatkan priority seat berkat kepercayaan sang pimpinan kepada teman rekan kerja sahabat saya ini.

Apa hikmah singkat dalam kisah diatas agar lebih dramatis ??
Keindahan Muhammad Akhlak Rasulullah
Saya berbicara tentang Allah swt dan Sayyidina Muhammad saw.
Alangkah senang dan sangat sangat sangat beruntung jika dapat kita gambarkan andai saja Rasulullah saw adalah sebagaimana rekan dari sahabat dari cerita diatas, sebagai kekasih Allah yang memiliki hak dan doa doa ijabah yang dapat merekomendasikan kita dihadapan Allah.
Mungkin dapat digambarkan walaupun berbeda jauh,, malaikat kubur adalah bagian dari human resource yang selalu bertanya tentang akidah dan keimanan kita. Maka dengan rekomendasi dari Rasulullah saw maka pertanyaan di alam kubur dapat terlewati. Laa hawla wala quwwata illa billah.
Syafaat Rasulullah saw merupakan bentuk wujud kasih sayang Allah kepada umat yang diwujudkan menjadi Sayyidina Muhammad saw. Sungguh beruntung kita memiliki Rasulullah Muhammad saw yang sangat sayang dan rindu kepada umatnya. Mari jangan kita sia siakan kecintaan Rasulullah Muhammad saw kepada kita. Sambut dan kenang beliau dengan zikir dan sholawat.
Allah memang maha adil dengan adanya penebusan segala dosa dan perbuatan yang telah kita lakukan semasa hidup. Namun sekali lagi andai saja Rasulullah saw melihat dan merekomendasikan kita yang penuh dosa ini dan kemudian Rasulullah saw sang kekasih Allah mendoakan kita dan memohon ampunan kepada Allah untuk kita,, MasyaAllah.. Laa hawla wala quwwata illa billah,, sunguh sungguh sungguh orang tersebut sungguh beruntung.
Semoga kita masuk kedalam kelompok barisan umat sayyidina Muhammad saw yang insyaAllah mendapatkan syafaat dari baginda Muhammad saw. Allahuma aamiin..

Untuk mengakhiri dan agar lebih dapat feel dari kisah cerita diatas,, yuk mari kita simak qasidah dan terjemahan Al Maddad pada video dibawah :

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=POW31-osmTM]

Al Madad ya Rasulullah – Bantulah Kami Duhai Rasulullah

Comment here