majelis-rasulullahKurang lebih setaun yang lalu saya masih nda ngerti dengan satu komunitas yang bernama majelis Rasulullah di Jakarta ini. Setiap perempatan bisa dilihat ada baleho terpampang dengan foto orang dengan surban dan gamis. Habib Habaib atau Ustad yang mereka nomor wahid-kan. Baleho tersebut menyebarkan informasi akan adanya majelis 1000 dzikir ato 1000 shalawat berlokasi di sini dan disitu.
Dalam pikiran saya mencibir apa ya perlu sampe seribu zikir bareng bareng begitu. Dan paling nggak asiknya adalah saat malam hari H, jika saya melewati lokasi majelis maka bukan main macetnya wara wiri orang2 dengan kopiah putih, jaket khas Majelis Rasulullah dan sarung. Tua muda anak anak ibuk ibuk berbonceng2an membuat macet jalanan. Tapedeeee.. ribeud beud..
Pernah satu waktu ada baleho yang menurut saya sangat parah adalah habaib mengajak ke makam ini makam itu untuk takziah dan berdzikir di makam makam keramat tersebut. Dalam otak saya langsung suudzon, syirik!! Mo pada ngalap berkah nih sama makam keramat. Ndak boleh !!!
Intro diatas adalah sekitar bahasa kasarnya pas saya yang dulu nda tau saya sedang apa sebenarnya orang orang tersebut lakukan.. Jadi mohon maaf sebelumnya bagi Anda yang tersinggung, jelas gambaran diatas adalah karena ketidak pahaman saya.
~ flash back ~
Beberapa tahun lalu, saya bercita cita ingin memiliki seorang Guru yang dapat mengarahkan dan memberikan pengetahuan bagaimana menuju rahmad dan ridha Allah swt.
Berawal dari satu waktu di toko buku saya membaca sekilas tentang manqib / sejarah Syekh Abdul Qadir Al Jaelani, Beliau adalah ulama besar dalam Islam yang sejak kecil menghibahkan dirinya di jalan Allah. Untuk bermanfaat bagi umat. Beliau berguru kesana kemari untuk mencari ilmu Islam. Dari Mesir hingga Baghdad beliau kunjungi untuk berguru. Sejak saat itu saya bercita cita InsyaAllah harus berguru karena saya tidak tahu apapun tentang agama walopun sudah diajarkan di SD sampai dengan kuliah.
Kasak kusuk kesana kemari namun saya belum juga mendapatkan guru, tetep berdoa Robbi zidni ‘ilma warzukni fahmah setiap selesai sholat. Daaan jengjeng,, pada akhirnya saya mendapatkan pencerahan dari beberapa video ceramah dari akang sepupu. Saya langsung mendapatkan ilmu dari mendengarkan ceramah satu jam tersebut, ketertarikan saya kepada kajian bermula dari sini.
Lambat laun minat saya dengan kajian kajiannya ustad muda tersebut semakin menjadi. Seperti addict, kajian mp3 nya saya simpan di henpon untuk saya dengarkan 2x dalam sehari dengan hp + earphone saat berangkat dan pulang kantor. Pengetahuan pengetahuan aneh aneh yang jauh lebih dalam seputar agama saya dapatkan. Isi kajian berupa dongeng, jadi untuk bermacet macet ria di Jakarta dongeng tersebut menjadikan pelipur lara dan duka macetnya ibukota dan teriknya matahari sepenggalah. *lebay dikitlah.
Oke pengetahuan yang aneh2 menurut saya adalah ketika malaikat disuruh bersujud kepada adam as. Mengapa Allah memerintahkan hal tersebut?…. *dengerken sendiri kajiannya. Selanjutnya ketika malaikat sujud,, diperintahkan kembali oleh Allah untuk berdiri lagi nda?? *dengerken sendiri kajiannya.. selanjutnya,, posisi badan yang paling dekat dengan Allah adalah pada saat sujud, pada saat Rasulullah saw mi’raj menghadap Allah secara langsung, bagaimana pose rasulullah saw pada saat itu? Apakah dalam pose sujud? *dengerken sendiri kajiannya… Selanjutnya, cerita pada saat nabi khidir as bersama nabi Musa as, didongengkan tuh apa sebab nabi musa as diperintahkan untuk berguru kepad nabi khidir as, bagaimana sulitnya nabi musa as mencari nabi khidir, begitu ketemu malah ditolak jadi murid,,, lanjut..mengapa nabi khidir mencongkel / merusak kapal kapal yang ditumpanginya.. *dengerken sendiri kajiannya. Kajian lainnya,, adalah cerita nabi sulaiman dengan burung bul bul dan tahta ratu balqis. Ini kan cerita ajib bener yang menjadi pelipur lara dan hiburan tersendiri selama perjalanan. Setelahnya pun hikmah dan ilmu kita dapatkan. Dan kajian lain yang luarrrrrrrrrr biasa ajeeb..

Simak Kajiannya disini :

>> http://majelistaklim.com/audios/ustad/Hb.+Noval+Alaydrus <<

Yang lebih penting dari semua cerita diatas adalah hikmah dari setiap kajian yang saya dengarkan, semakin tenanglah hati saya dalam menjalani dan menyikapi apa yang terjadi dalam hidup, dari setiap kajian saya lebih mengenal siapa baginda Rasulullah Muhammad saw yang selalu dielu elukan itu. Manusia yang menjadi suri tauladan yang terbaik bagi alam semesta. Indahnya kepribadian dan akhlak beliau,, MasyaAllah.. Allahuma sholi ‘ala sayyidina Muhammad, saya yakin Anda akan cinta dengan Rasulullah hanya dari mendengar kisah kisah beliau yang sangat cinta dengan seluruh umat manusia.

Hadits riwayat Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu:
Bahwa seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam: Kapankah kiamat itu tiba? Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya? Lelaki itu menjawab: Cinta Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Kamu akan bersama orang yang kamu cintai

Alhamdulillah, saat ini saya bisa memahami apa yang dilakukan orang orang yang berkumpul dalam majelis tersebut, insyaAllah yang saya rasakan ketika hadir tidak lain adalah kecintaan manusia terhadap ilmu, kecintaan manusia terhadap dzikir, cintanya manusia kepada para ahli waris Rasulullah saw ( guru ), cintanya manusia kepada Rasulullah Muhammad saw, cintanya manusia kepada kehidupan di dunia untuk menggapai ridha Allah, karena dalam majelis tersebut diberikan nasehat nasehat agama dan kehidupan. Untuk apa lagi kehidupan selain untuk mendapatkan ridha Allah.
DSC_2853-Copy-700x400
Pengin merasakan semua hal diatas, hadir dan ikuti majelisnya.
Live konser musik bisa menghanyutkan perasaan kita, maka coba Anda rasakan ketika hadir dalam majelis dzikir dan sholawat, insyaAllah Anda akan hanyut dalam kecintaan kepada Allah dan Rasulullah Muhammad saw. Allahuma amin..
Sekarang banyaknya manusia yang cinta dan rindu dengan majelis terkadang menjadikan gangguan bagi umat lain ataupun masyarakat umum yang tidak ikut dalam majelis. Apa yang terjadi adalah dampak gangguan bagi yang merasa terganggu. Untuk hal tersebut maka urusan manusia dan manusia yang saling bertoleransi. Yang berhajat hadir di majelis layaknya seharusnya santun dan tidak arogan begitu pula yang tidak ikut bermajelis sebaiknya bisa legowo.
Bagi penyelenggara majelis alangkah baiknya diperhatikan baik baik dalam melayani jamaah dan non jamaah. Setiap adanya event perlu di evaluasi kekurangan dan perbaikan kedepannya. Bagaimana mengelola manusia yang berjumlah ratusan ribu yang hadir pada satu tempat tersebut perlu diperhatikan ketertiban dan keamanannya syukur syukur dapat diperhatikan juga kenyamananannya. Setelah majelis selesai alangkah baiknya jamaah bubar dengan tertib & aman.
Semoga masyarakat yang awam tentang apa itu majelis dapat mencari tahu dan turut merasakan nikmatnya majelis dengan adanya tabligh tersebut. Dan insyaAllah keberkahan dari Allah terus turun bagi jamaah dan masyarakat sekitarnya karena terdapat hadits Rasulullah saw :

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw., beliau bersabda:

“Sesungguhnya Allah Yang Maha Memberkahi lagi Maha Tinggi memiliki banyak malaikat yang selalu mengadakan perjalanan yang jumlahnya melebihi malaikat pencatat amal, mereka senantiasa mencari Majelis-Majelis Zikir. Apabila mereka mendapati satu Majelis Zikir, maka mereka akan ikut duduk bersama mereka dan mengelilingi dengan sayap-sayapnya hingga memenuhi jarak antara mereka dengan langit dunia. Apabila para peserta majelis telah berpencar mereka naik menuju ke langit.
Beliau melanjutkan: Lalu Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung menanyakan mereka (padahal Dia lebih mengetahui daripada mereka): Dari manakah kamu sekalian? Mereka menjawab: Kami datang dari tempat hamba-hamba-Mu di dunia yang sedang mensucikan, mengagungkan, membesarkan, memuji dan memohon kepada Engkau. Allah bertanya lagi: Apa yang mereka mohonkan kepada Aku? Para malaikat itu menjawab: Mereka memohon surga-Mu. Allah bertanya lagi: Apakah mereka sudah pernah melihat surga-Ku? Para malaikat itu menjawab: Belum wahai Tuhan kami. Allah berfirman: Apalagi jika mereka telah melihat surga-Ku? Para malaikat itu berkata lagi: Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu. Allah bertanya: Dari apakah mereka memohon perlindungan-Ku? Para malaikat menjawab: Dari neraka-Mu, wahai Tuhan kami. Allah bertanya: Apakah mereka sudah pernah melihat neraka-Ku? Para malaikat menjawab: Belum. Allah berfirman: Apalagi seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku? Para malaikat itu melanjutkan: Dan mereka juga memohon ampunan dari-Mu. Beliau bersabda kemudian Allah berfirman: Aku sudah mengampuni mereka dan sudah memberikan apa yang mereka minta dan Aku juga telah memberikan perlindungan kepada mereka dari apa yang mereka takutkan.
Beliau melanjutkan lagi lalu para malaikat itu berkata: Wahai Tuhan kami! Di antara mereka terdapat si Fulan yaitu seorang yang penuh dosa yang kebetulan lewat lalu duduk ikut berzikir bersama mereka. Beliau berkata lalu Allah menjawab: Aku juga telah mengampuninya karena mereka adalah kaum yang tidak akan sengsara orang yang ikut duduk bersama mereka.”

Subhaallah Walhamdulillah Walaa Ila ha Illallah, Wallahu Akbar, Walahaula WaLa Quwata Illa Billah.. Semoga Allah ridhoi perjalanan hidup kita.. Allahuma aamiin..

Comment here