masjid papua
“Rasulullah juga pernah dilepari batu saat berdakwah”… Selalu Semangat Muslim Tolikara…
Kisah Nabi ketika berdakwah ke Bani Thaif, lalu beliau dicaci maki, dihina dan dilempari batu hingga kaki beliau berdarah-darah. Akhirnya beliau menjauh dari thaif dan berdoa :

“Wahai Tuhanku, kepada Engkau aku adukan kelemahan tenagaku dan kekurangan daya-upayaku pada pandangan manusia. Wahai Tuhan yang Maha Rahim kepada sesiapa Engkau menyerahkan daku? Kepada musuh yang akan menerkamkan aku ataukah kepada keluarga yang engkau berikan kepadanya urusanku, tidak ada keberatan bagiku asal aku tetap dalam keredhaanMu. Dalam pada itu afiat(cobaan dari kesulitan)Mu lebih luas bagiku. Aku berlindung dengan cahaya mukaMu yang mulia yang menyinari segala langit dan menerangi segala yang gelap dan atasnyalah teratur segala urusan dunia dan akirat, dari Engkau menimpakan atas diriku kemarahanMu atau dari Engkau turun atasku azabMu kepada Engkaulah aku adukan hal ku sehingga Engkau redha. Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan Engkau”

Demikianlah doa Baginda Rasulullahu yang penuh dengan kepasrahan dan keikhlasan kepada Allah s.w.t. Mendengar doa Nabi Nya ini, Allah s.w.t menurunkan Jibril AS yang langsung turun berhadapan dengan Rasulullah dan mengucapkan salam seraya berkata:” Allah s.w.t.. mengetahui apa yang telah berlaku diantara kamu dan orang-orang ini. Allah s.w.t. telah menyediakan malaikat digunung-gunung disini khusus untuk menjalankan segala perintah kamu.”

Sambil berkata demikian Jibrail menghadapkan malaikat penjaga gunung-gunung itu dimuka Baginda s.a.w, kata Malaikat ini: “Wahai Rasulullah, saya bersiap sedia untuk menjalankan perintah Tuan. Kalau dikehendaki, saya sanggup menyebabkan gunung-gunung yang berada sebelah menyebelah di kota ini berbenturan sehingga penduduk-penduduk dikedua-dua belah mati tertindih. Kalau tidak, Tuan perintahkan apa saja hukuman yang selayaknya diterima oleh orang-orang ini.”

Namun apa jawab Rasulullahu mendengar janji-janji Malaikat itu yang sesuai dengan nafsu amarah ini? Nabi Muhammad s.a.w. yang penuh dengan sifat rahim dan belas kasihan ini tidak mengiakan tetapi berkata:”Walaupun orang-orang ini tidak menerima Islam, saya harap dengan kehendak Allah s.w.t., keturunan-keturunan mereka, pada satu masa nanti, akan menyembah Allah s.w.t.. dan berbakti kepadaNya.”

~::~

kota disebelah timur mekah berjarak kurang lebih 90 km
Thaif, kota disebelah timur mekah berjarak kurang lebih 90km

Sudah lamaaaaa pengen posting kisah cinta perjalanan Rasulullah menuju Thaif sebuah kota di timur Mekah. Perjalanan Rasulullah saw ke thaif dalam rangka mencari dukungan untuk dakwahnya, namun hasutan kaum Quraisy terhadap Rasulullah saw di kota Thaif lebih dahulu dihembuskan, sehingga kebencian terhadap Rasul saw berimbas kepada pelemparan batu terhadap Rasulullah saw.
Kita saksikan bagaimana cinta Rasulullah saw yang begitu besar terhadap setiap umat manusia yang telah berbuat buruk kepada beliau saw, Rasulullah saw masih saja terus mendoakan kebaikan kepada mereka bahkan sampai kepada anak cucunya. I Love Rasulullah saw, insyaAllah.

Terimakasih untuk penulis diatas Mas Firman Hamidi.

Referensi lain kisah perjalanan rasulullah saw ke thaif.

  1. […] Tahukah Anda bagaimana sayangnya baginda Rasulullah Muhammad saw kepada kita? Tahukan Anda siapa yang disebut sebut oleh Rasulullah saw ketika menahan sakit sakratul maut? “Ummatii,, ummatiii,, ummattiiii” Tahukah Anda tentang hadits “Syafa’atku kelak bagi pelaku dosa besar dari kalangan umatku” Tahukah Anda bagaimana cinta Rasulullah ditengah perang uhud berkecamuk ? Tahukah Anda kisah Rasulullah saw ketika dilempari batu di Thaif? […]

  2. […] Yang Begitu Itu Kafi… on Cinta Rasulullah saw kepada Um… […]

Comment here