بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Habib Anis Al Habsy
Habib Anis Al Habsy

Bib Noval dalam salah satu dongengnya bercerita tentang Habib Anis al Habsyi dalam kondisi yang sangat lemah karena sakit jantung, ketika mendengar panggilan adzan dalam istirahatnya dengan semangat langsung bangkit mengambil air wudhu kemudian menunaikan shalat bahkan menjadi imam.

Kondisinya pada saat itu beliau telah diperiksa oleh berbagai dokter dari banyak penjuru . Salah satu dokter ketika melihat hasil laboratorium bertanya kepada keluarga bib Anis, “Apakah hasil labnya ini benar?” || “Benar” jawab keluarga || “Kalau begitu mohon maaf saya tidak dapat mengobati beliau”, komentar dokter tersebut.

Dokter tersebut angkat tangan dengan kondisi fisik bib Anis yang tergambar dalam hasil laboratorium . Namun secara fisik, keluarga melihat bib Anis masih dapat berjalan dengan tegapnya bahkan masih kuat menjadi imam sholat. Subhanallah, jadi apa yang menggerakkan beliau ini tidak lain karena Allah swt.

Bagaimana dengan kita?? Apa yang terjadi jika terdengar panggilan adzan..

Habib Noval Al Aydrus
Habib Noval Al Aydrus

Hanya masing masing dari kita yang dapat menjawab pertanyaan ini.. Untuk apa kita beribadah? bagaimana langkah kita saat menyambut seruan Allah? Apakah ikhlas karena Allah atau kah sebatas sebagai penggugur kewajiban? Lebih lebih lagi terbesit dalam hati keinginan untuk pamer.. Pada posisi yang bagaimana kita masing masing?

Karena itu bib Noval menjelaskan, setiap orang memiliki maqam atau tingkatannya masing masing dalam keimanan dan taqwanya menuju Allah. Tidak mungkin kita akan memaksakan segala sesuatu hal yang kita pandang baik kepada orang lain. Karena hidayah itu hanyalah milik Allah.

Al Qashas 56
QS Al Qashas 56

innaka laa tahdii man ahbabta walaakinna allaaha yahdii man yasyaau wahuwa a’lamu bialmuhtadiina

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.

Kebanyakan ulama sangat tahu tentang hal ini karena Al Quran sudah mendarah daging dalam qalbu mereka. Sedangkan manusia macam saya ini yang ngaji saja belum bener ketika melihat ada orang yang tidak sepemikiran maka langsung hajar,, Ketika melihat amalan perbuatan tidak sepemahaman langsung sikat.. Ketika ada seseorang dengan tingkah yang lebih buruk langsung sombong.. bahkan tega engkau menghina orang lain hanya karena selisih pendapat, tak pula kau takut kepada Allah yang engkau hina adalah seorang ulama…

Bagaimana mungkin kau menghadap Allah jika ternyata Allah ridha kepada orang atau ulama yang kau hina dan caci maki tersebut.. OMG fadlil.. cecunguk macam kau ni disebut umat Rasulullah saw.. Apa kamu lupa, apa yang menyebabkan iblis ingkar dari rahmad Allah saat penciptaan Adam as? – SOMBONG-

anak-nunduk-dalam-thinkstockApakah pantas kamu menyatakan diri ini umat Baginda Sayyidina Rasulullah Muhammad saw ketika kau lihat isi hati ini penuh dengan kedengkian, penuh dengan kesombongan, padahal Baginda Sayyidina Rasulullah Muhammad saw selalu mencontohkan kesederhanaan, sifat rendah hati -tawadu’-, belas kasih sayang yang teramat dalam kepada semua orang. Bahkan kepada orang orang yang selalu mengejek dan mendzoliminya.

Satu cerita Rasulullah bertanya kepada sahabatnya tentang seseorang yang lewat didepan mereka.. Sahabatku, bagaimana pandanganmu terhadap orang tersebut.. Sahabat menjawab, orang itu orang mulia, jika berbicara orang akan percaya kepadanya, jika melamar wanita, maka orang tuanya pasti menyerahkan anak tersebut, wahai nabi orang tersebut sempurna…

Kemudian muncul lagi orang dengan pakaian lusuh, sederhana,,, sekali lagi Rasulullah saw bertanya,, sahabatku bagaimana pendapatmu tentang orang itu.. ya Nabi saw, orang tersebut orang yang rendah derajatnya.. jika berbicara orang akan mengingkari.. jika mendekat kebanyakan orang akan mengusirnya..
Nabi kemudian berkata,, sesungguhnya jika bumi diisi penuh dengan orang pertama kemudian semua itu dibandingkan amalannya, maka masih lebih baik orang kedua dibandingkan dengan orang pertama. Begitulah cara Nabi saw memberikan pelajaran, semoga dapat kita ambil hikmahnya..

Ya Fadlil,, lunakkan hati mu dan selalu berpandangan baik lah engkau kepada setiap manusia, karena manusia adalah ciptaan Allah. Setiap manusia selalu dalam lingkup kasih sayang Allah, karena hakekat penciptaan adalah dalam lingkup

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 

Semoga akhir tahun ini engkau dapat tinggalkan sifat sifat buruk yang Allah tidak ridha dengan hal tersebut, semoga Allah meridhai amal ibadah kita semua selama ini, semoga Allah meringankan jalan kita dalam menggapai keridhaan Allah..

Ya sayyidi ya Rasulullah saw, terimakasih..

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Comment here