syaikh-mustafa-haqqani
Logh, ko bisa seluruh muslim yang setelah meninggal trus jadi baik ??
Saya teringat tausiah bib Noval bin Muhammad Al Aydrus dari Solo  tentang doa masuk ke dalam makam ::

Rosulullah s.a.w. mengajarkan bila masuk makam Islam agar mengucapkan salam{HR.Muslim dr Buroidah r.a.}:

السلامعلیکم اھل الدیارمن المءمنین والمسلمین واناان شاءاللہ بکم لاحقون نسأل اللہ لناولکم العافیہ

As salamu ‘alaikum ahlad diyaari minal mu’minina wal muslimiina wa innaa ingsyaaallahu bikum laa hiquuna nas_alullaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.

Artinya:
Selamat sejahtera atas kamu penduduk daerah kaum mu’minin dan muslimin, dan bila Allah menghendaki, kami akan menyusulmu, kami mohon kepada Allah untuk kami dan kamu agar sejahtera.”

Poinkan pada kalimat berikut :: dan bila Allah menghendaki, kami akan menyusul kalian ( menyusul muslim yang sudah meninggal ). Apakah kita begitu dangkal mengartikan kata *menyusul* ini hanya menyusul dalam kematian?? Mari kita gali lebih dalam..
Dalam satu makam itu ada banyak sekali orang, ada yang begini dan ada yang begitu. Dan inget, yang macam begini mungkin sedang menikmati alam kubur hingga ditiupnya sangkakala,, sedangkan yang begitu mungkin sedang mendapat adzab kubur.. ( Naudzubillahi mindzalik ).
Semoga Allah meringankan muslim yang sedang mendapat adzab kubur, dan menghindarkan kita semua dari adzab kubur.. Aamiin,, aamiin.. aamiiin ya Rab yang Maha Pemurah, Maha Pengampun.
mkm
Sobat ku sekalian,, jika kita masuk makam, Rasulullah saw mengajarkan agar mengucapkan doa diatas. Sedangkan dalam doa tersebut ada kalimat “kami akan menyusul kalian insyaAllah”. Apakah doa tersebut hanya kita sempitkan artinya menyusul ikut diadzab juga?? Atau kita sempitkan akan mendapat nikmat kubur,, ini ngarep-nya kita. Tapi doa tersebut kan tidak spesifik kepada si A si B atau si C, tapi untuk seluruh penghuni makam kan…. so let’s think smart..
Arti kalimat “kami akan menyusul kalian insyaAllah” yang disampaikan oleh Bib Noval dalam pemahaman saya adalah seluruh muslim yang meninggal adalah baik dimata muslim yang lain. Sehingga insyaAllah kita akan menyusul saudara muslim atau leluhur muslim kita dalam kebaikan.

Jadiii sodara sodara,, kesimpulan saiya pada posting kali ini adalah bahwa setiap muslim yang sudah meninggal dan ada di dalam kubur itu mereka semua adalah orang baik tanpa terkecuali. Masalah bagaimana amalan manusia hanyalah Allah, hanya Allah dan sekali lagi hanya Allah yang berhak menghitung menambah mengurangi kemudian menghakimi dan hanya Allah yang berhak memberikan ampunan kepada kita semua..

Kitapun mau menghakimi amalan orang lain si silakan saja, tapi ya kayaknya nda ngefek hehe..

Comment here