caution_bidah ~ antara pro dan kontrak ~

Efek barusan denger kupas tuntas tentang seputar maulidan ::
Dulu saya nda kenal dengan keteladanan yang ada pada diri Baginda Rasulullah Muhammad saw.
Dulu hampir saya nda peduli dengan Baginda Rasulullah Muhammad saw.
Dulu yang saya tahu beliau Nabi Muhammad saw, hanyalah sekedar Nabi terakhir yang membawa cahaya Islam bagi saya dan orang – orang sekeliling saya. Dan saya masih tetap nda peduli dengan semua itu..
Dulu saya menganggap sekelompok orang yang hobi maulidan dan zikiran di monas jakarta itu adalah sekelompok orang orang yang cukup lebay dalam memuja muja baginda Rasulullah saw karena tidak ada ajaran dari Rasul berkaitan dengan hal tersebut.
Dulu saya ababil banget dalam mengenal Baginda Rasulullah Muhammad saw.
Itu duluuuuuu… saya yang ababil….. sekarang, saya bukan yang dulu lagi. insyaAllah..

love-muhammad

Saat ini saya adalah seorang perindu, seorang yang merindukan beliau Baginda Rasulullah Muhammad saw. Rindu yang hanya saya sendiri yang dapat merasakan. Bentuk rindu yang mungkin saat ini bisa saya sandingkan dengan rindunya saya dengan kedua orang tua saya yang sangat sayang dengan anaknya anaknya.
Kerinduan saya berakar dari sempurnanya akhlak Beliau. Hanya Beliau Baginda Rasulullah saw yang dimuliakan Allah swt, untuk menerima mukjizat wahyu kalam Allah kitab suci Al Quran. Beliau Baginda Muhammad saw yang dipercaya Allah untuk mengajarkan agar jangan sampai sekali kali menjadi anak yang durhaka dengan kedua orang tua yang ajaran tersebut bersumber dari Al Quran.
anak-dan-orang-tuaBegitu mulianya orang tua kita karena tanpa keduanya kita tidak akan pernah ada. Tanpa melalui kedua orang tua kita, kita tidak akan pernah ada dan dapat mengenal nikmatnya Islam, dan seluruh wujud syukur saat ini yang tidak dapat saya ungkapkan. Saya tidak membicarakan tentang kun fayyakun, tapi saya membicarakan kemuliaan orangtua yang menjadi perantara hidupnya saya atas kehendak Allah swt.
Kemuliaan orang tua sangat jelas tertulis dalam kalam Illahi, Al Quran Surat Al Israa’ ayat 23 ::
( Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia )
Kerinduan saya berakar dari sangat sangat sayangnya Beliau Baginda Rasulullah saw kepada umatnya, yang Beliau yang mengajarkan kepada kita bagaimana cara mendapatkan ridhaAllah swt.

~ :: ~

Dari tujuan diciptakannya manusia adalah untuk menghamba kepada Allah swt, tapi selalu saja dari kurun waktu ke waktu manusia selalu ingkar dan tersesat, sehingga diutuslah Baginda Rasulullah saw untuk mengajarkan tauhid yang benar. Tauhid yang bersumber dari Allah dan hanya menuju kepada Allah, Tiada Tuhan Selain Allah, dan Muhammad saw adalah utusan Allah.
Beliau Nabi Muhammad saw begitu besar cintanya kepada umat. Beliau Muhammad saw sangat memperhatikan umatnya. Beliau Muhammad saw memiliki misi dan beban yang luar biasa besar agar seluruh manusia kembali kepada jalan tauhid Illah,, Tiada Tuhan Selain Allah. Beliau Muhammad saw mendapatkan keistimewaan dari Allah swt dan dalam keistimewaan beliau saw, sangat menyayangi umatnya dan berusaha agar seluruh manusia dapat masuk kedalam surga dalam ridha Allah swt.
Rasa sayang saya, rasa rindu saya, rasa kecintaan saya kepada Baginda Rasulullah Muhammad saw adalah rasa saya yang terbentuk karena kenalnya saya dengan sifat sifat mulia Beliau Baginda Rasulullah Muhammad saw.

Salah satu sumber saya mengenal Baginda Rasulullah saw adalah dari kajian-kajian yang disampaikan oleh Gurunda Habib Naufal Bin Muhammad Al Aydrus dari Solo ( Habib Novel ).
Anda juga bisa dengarkan kajian Habib Novel di sini http://www.ar-raudhah.info/mp3-kajian/

Kecintaan saya kepada Baginda Rasulullah saw berikutnya berasal dari bidah maulid maulid yang selalu bersalawat yang memuliakan Nabi Muhammad saw dengan berbagai rupa syair-syair yang dianggap bidah itu.

Kecintaan saya adalah dari cerita cerita keteladanan yang selalu di dengungkan saat maulid memperingati Baginda Rasulullah saw.

Kini saya lebih menghormati mereka yang hobi wara wiri di monas itu..
saya tahu apa alasan dibalik hiruk pikuk sekelompok orang itu selalu ribet,
Saya mengerti mengapa orang di masjid masjid teriak teriak untuk bershalawat selepas magrib,
Saya paham mengapa orang2 selalu berkumpul kumpul ria di majelis majelis ilmu dan zikir yang selalu dipenuhi orang.
Mereka mengejar kecintaan dari Baginda Rasulullah saw. Mereka berniat mencari ridha Allah. Semoga Allah mengabulkan dari niatan kita semua untuk mendapatkan setetes dari Rahmat dan Ridha Allah swt. Hanya Allah semata yang menilai.


rasulullah

~ :: ~

HARAP DICATAT, BOLD, UNDERLINED!!
Saya tidak memuja guru saya, saya tidak menyembah guru saya, saya tidak juga menyembah Rasulullah Muhammad saw. Sembahan saya hanya satu yaitu Allah. Tiada satupun makhluk yang patut disembah. Karena Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.
Begitu sempurnya nya Baginda Rasulullah saw, namun Beliau yang mulia tetap adalah ciptaan Allah swt yang MAHA MAHA MAHA MULIA.. namun tetap tiada setitik kecil pun makhluk yang dapat menandingi Allah swt. Allah swt yg menciptakan Baginda Rasulullah saw yang mulia dan Allah sangat memuliakan Baginda Rasulullah saw sesuai dalam Quran Al Ahzab ayat 56.
301369_2347442799905_1170256057_nSaya tidak memuja dan menyembah Nabi saw, begitu juga saya tidak memuja dan menyembah guru saya yang adalah cucu cicit keluarga keturunan Baginda Rasulullah Muhammad saw. Saya memuliakan Guru saya karena saya memuliakan keluarga Baginda Rasulullah saw sebagaimana Allah telah memuliakan Baginda Rasulullah saw.

Saya memuliakan mereka karena saya berterimakasih.
Terimakasih saya yang sangat sangat luar biasa besar yang tidak mampu saya ungkapkan.
Terimakasih saya kepada Guru saya yang telah memperkenalkan saya dengan Baginda Rasulullah Muhammad saw.
Terimakasih saya adalah karena dengan adanya mereka, saya dapat mengenal Islam.

132173_4132965196849_1542758090_o-scaled1000Suatu kenikmatan dimana saya menemukan tujuan hidup saya,
( QS Adzaariyat 56 :: Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. )
Nikmat dimana ridha Allah adalah tujuan dan alasan mengapa saya hidup saat ini.
Nikmat dimana harapan saya tidak sia sia karena saya hanya mengharapkan ridha Allah.
Tidak ada kenikmatan lain yang lebih indah dari pada nikmat Islam dan ilmu tentang Islam.

.

~ :: ~

Jika dengan ikut bermaulid saya berdosa karena telah melakukan bidah, maka hanya kepada Allah saya berlindung dan memohon ampunanNya. 

Jika dengan kecintaan saya kepada Baginda Muhammad saw akibat saya ber-bidah-maulid sehingga Allah tidak ridha, maka saya tidak memiliki daya sedikit pun, saya hanya memohon kepada Allah semoga Allah gantikan dosa saya ini dengan ridha Mu ya Allah ya Rab, tiada yang layak menjadi sesembahan selain Engkau ya Rab, Allah swt, Engkau yang maha pengampun dan hanya Engkau yang memiliki ampunan. Rahmat Mu dan Kasih Sayang Mu lebih dahulu daripada Murka Mu yang hamba tiada mampu menghindar darinya. Hamba hanyalah perindu kepada Rasul kecintaanMu di dalam belantara ketidaktahuan ilmu..

Hanya sebatas doa dan harapan kepada Allah swt, dari kecintaan kepada Baginda Rasulullah saw saya berpasrah. Subhanallah walhamdulillah,, saya menemukan tujuan hidup saya dalam Islam.

Bagi Anda yang tidak berkenan untuk bermaulid, semoga mendapatkan ridha dari Allah swt karena kecintaan dan komitmen Anda dalam menjaga sunnah dari Baginda Rasulullah saw.
Semoga saya yang pro ber-maulid dan Anda yang kontra dengan maulid Baginda Rasulullah saw sama sama Allah meridhai usaha kita.
Kita tempuh masing masing jalan dan usaha yang semata mata kita niatkan untuk menggapai Rahmad dan Ridha Illahi. InsyaAllah. Allah menilai Anda dan Allah menilai saya atas semua ini.

ini ungkapan terimakasih saya kanjeng Nabi Muhammad saw,
ini ungkapan terimakasih saya kanjeng Guru, para ustad, para kyai dan para ulama.

Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan Baginda Rasulullah saw adalah utusan sebaik baik utusan.. T_T
Allahuma shali ala sayyidina Muhammad.. T_T

  1. sae sae.. aku juga masih belum yakin tentang keyakinanku mengenai maulidan, tahlilan, toh g smua dari kita adalah anak pesantren. tapi final commentnya aku suka, bismillah… niatku untuk Allah, apa yang aku kerjakan dalam ibadah adalah yang aku tau sementara.

  2. pertanyaannya adalah… bagaimana cara mengungkapkan cinta para Sahabat.. yg mereka rela mati demi melindungi Rasulullah shallallahu alaiahi wasallam.. kira2 bagaimana mereka mengungkapkan cinta mereka.. tentu semua sepakat mereka generasi terbaik.. dan ALlah ridho dengan mereka.. mereka di jamin surga… Subhannallah.. kenapa kog mereka gak ada yg ber maulid? 🙂 apakah mereka tidak memiliki ide? atau mereka tidak mampu melakukannya? atau mereka tidak memiliki ilmu? atau mereka tidak cinta?

    • fadlilsangaji

      jawabannya adalah…

      Suatu ketika bersama Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam sahabat-sahabatnya yang mulia. Dibarisi sahabat paling setia Abu Bakar as-Siddiq. Terkeluar dari mulut baginda yang sangat mulia. “Wahai Abu Bakar, aku begitu rindu hendak bertemu dengan ikhwanku (saudara-saudaraku),” kata baginda Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam.
      “Apakah maksudmu berkata demikian, wahai Rasulullah? Bukankah kami ini saudara-saudaramu?”Abu Bakar bertanya melepaskan gumpalan teka-teki yang mula menyerabut pikiran.
      “Tidak, wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan saudara-saudaraku.” Suara Rasulullah bernada rendah.
      “Kami juga saudaramu, wahai Rasulullah,” kata seorang sahabat yang lain pula.
      Rasulullah menggeleng-gelangkan kepalanya perlahan-lahan sambil tersenyum. Kemudian Baginda bersuara,
      “Ikhwanku adalah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman denganku dan mereka mencintai aku melebihi anak dan orang tua mereka. Mereka itu adalah saudara-saudaraku dan mereka bersama denganku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku.” (Hadis Muslim)

      siapa saja yang merindukan Rasulullah saw tidak pada masa Beliau saw adalah ikhwannya Rasulullah saw.. qusnudzon dong jangan suudzon..
      nda maulidan monggo.. yg maulidan monggo.. nda dilarang di indonesia.. jangan dibikin repot..

  3. ok deh mantaps …

  4. Aku Maulidan, dan hidup nikmat dengan itu, rasa yang tak bisa kubagi dengan yang anti, cukuplah sudah perdebatan di dunia ini, kita bertemu nanti… di pengadilan sejati. اللهم صل على سيدنا ومولانا محمد ابن عبد الله

Comment here