Habib Naufal Alaydrus
Habib Naufal Alaydrus

Posting ini terinspirasi dari Gurunda Habib Novel Alaydrus yang selalu mengingatkan jangan terlalu mudah menghakimi atau memandang orang.. Postingan ini insyaAllah kedepan akan berantai dan terdapat dongeng dongeng atau cerita cerita yang menurut saya menarik untuk diambil hikmahnya.

Beberapa hari lalu satu postingan dari blog sahabat yang membuat saya cukup puyeng untuk dipahami karena dari sisi bahasanya mengakibatkan tembak2an cukup panjang lewat Google+.
abang satu ni ( ahehe.. berasa muda saiya) terkenal dengan blognya Muxlimo dan ini adalah postingan yang kontroversial itu.

Alhamdulillah pada akhir diskusi, kami bisa tosss horee dengan kesimpulan yang sama tentang siapa di alam raya ini yang berhak memasukkan saya ataupun kita ke Surga,, ( sengaja tidak menyebut tempat sebaliknya surga,, sapa pula yg mo masuk kesitu!!! Anda mau?? Makanya jgn suka me-neraka-kan orang. *eh kok jd kesebut jg…

*ps ini postingan khusus buat yg percaya hidup setelah mati ada ini.. klo ga percaya terserah..

~ … ~

Oke kembali ke topik,, kesimpulan kami ini tidak semena mena dari pemikiran kami saja, tapi juga berlandaskan QS Al Fatihah ayat 4 :: maliki yaumiddin, artinya :: Yang menguasai di Hari Pembalasan.
Ayat ini mencegah pemikiran :: pikiran lu bedua sok bener.. karena itu saya skak dulu dg Al Fatihah ayat 4. Semoga inspirasi kami benar.

Kembali ke topik, kami ( saya dan bang Mux ) berkesimpulan bahwa hanya Allah Al Hakam ( Maha Menetapkan ) , Allah Al Hasib ( Maha Membuat Perhitungan ), Allah Al Baa’its ( Maha Membangkitkan ), Allah Al Muhsi ( Maha Menghitung ) dan HANYA ALLAH SAJA dengan Asmaul Husna Nya dengan kekuasaan Maliki Yawmiddin Nya yang berhak melakukan Hasab (perhitungan)  kepada saya dan semua makhluk ciptaanNya.

Jadi saat ini juga detik ini juga saya langsung bertanya kembali. Apa sebenarnya hak saya menilai orang lain yang berusaha mencari muka dihadapan Allah dengan berbagai caranya??

~…~

Ada mas Saptuari yang cari muka dengan cara sedekahrombongan, istilah beliau :: “buatlah kaget malekat pencatat amal kebaikan dengan sedekah yang buanyak.. makin banyak sedekahnya biar makin kaget itu malekat yg tadinya ngremehin kita” || Batin Malekat “paling cm mau sedekah segitu,, hehe..”

Ada Kakek JamilAzzaini yang cari muka dihadapan Allah dengan makelar rizki dan proposal hidupnya agar bermanfaat untuk orang banyak.. tahun 2013 proposal beliau adalah membina 100 potensial wirausahawan agar dapat beromset 100 juta dan 3 diantara usahawan itu adalah disable person.
InsyaAllah semoga Allah selalu memberikan jalan dengan lancar Kek.

Ada Ust. Yusuf Mansyur dengan rumah tahfidz Quran dan Bom Sedekahnya, Allah pasti membalas semua sedekah ente. Pasti!!!

Masih ada banyak sekali tokoh tokoh lain seperti Aa Gym dengan berbagai usaha bisnisnya yang menggerakkan ekonomi masyarakat bawah. Mas Taufiq dan Mba Iffah dengan Sogan Batiknya mencoba mencari ridha Allah dengan bisnis produksi batik nan keren sekaligus pesantren kerjanya, insyaAllah.

Semua hal carimuka tersebut insyaAllah adalah amal jariyah bagi mereka semua..

Masih banyak lagi kegiatan lain yang bisa jadi panutan dalam mencari muka sebagai bentuk mencari ridhanya Allah Swt. Karena itu ayolah kita berlomba lomba lebih kreatif dalam mencari muka dihadapan Allah dengan berbuat baik kepada sesama, kepada alam kepada makhluk ciptaan Allah. Sebaik baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat kan???

Dalam kecintaan, hormat dan tunduknya saya terhadap Allah Swt, ridha Allah, penghakiman Allah hanya dan hanyalah Allah swt yg berhak memberikan.. bukan saya ataupun makhluk ciptaanNya.
Saya pribadi sangat tidak berani mengatakan seseorang itu akan masuk neraka, musyrik, dosa dan semacamnya itu. Biarlah itu urusannya orang tersebut dengan Allah. Saya ga ikut ikut karena hanya Allah yang berhak.. Ga berani kurang ajar sayanya mah..

~…~

Quran Surat An Nahl : 111
(Ingatlah) suatu hari (ketika) tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan (balasan) apa yang telah dikerjakannya, sedangkan mereka tidak dianiaya (dirugikan).

Jika tidak salah (smg tidak salah) ada cerita yang sangat luar biasa dibalik QS An Nahl 111 ini ::

Cerita #1 “Hari Pembalasan” pun kita mulaiiii… siapin slondok!!

Pada saat hari pembalasan, umat tidak mampu menanggung derita sehingga mulai mencari orang orang yang mulia di sisi Allah swt. Umat meminta kepada Nabi Adam as, kepada Nabi Nuh as, kemudian Nabi Ibrahim, Nabi Musa dan Isa.
Para Nabi berkata “Tuhanku sungguh sangat marah hari ini. Dia tidak pernah marah seperti ini sebelumnya maupun sesudahnya”.

Para Nabi menyebut betapa besar kemarahan Allah lalu mengatakan “sendiri,,, sendiri,,,”.

Mereka sibuk dengan diri sendiri, sangat takut akan kemarahan Allah swt. Semua orang sibuk dan meratapi diri sendiri. Bisakah Anda bayangkan betapa mengerikannya keadaan saat itu. Semua orang hanya mementingkan dan memperhatikan diri sendiri begitu juga para Nabi.

Ketika para makhluk telah putus asa untuk mendapatkan pertolongan, mereka mendatangi Rasulullah Muhammad Saw dan meminta beliau agar memohonkan kepada Allah swt. Nabi Muhammad Saw yang sangat sayang dengan umatnya menerima permintaan itu dan bersujud menghadap Allah Al Jabbar ( Yang Maha Gagah ) Allahu Akbar ( Allah Maha Besar ) seraya memuja dan memujiNya dengan pujian yang memang pantas bagi Nya.

Saya tidak dapat membayangkan bagaimana Nabi Muhammad Saw memujiAllah Swt, menghadapi kemurkaan Allah Al Malikul Mulk ( Penguasa Semesta ) dimana pada saat itu para Nabi yang lain sampai tidak berani memohon kepada Allah Swt untuk memintakan ampun kepada umat.
Subhanallah Subhanallah Subhanallah, tak mampu saya membayangkan dan berkata kata.. …Allahu Akbar …Allahu Akbar… Subhanallah Wabihamd.. ( sekarang ini baru berasa bener dzikir dan segala pujian hanyalah berhak untuk Allah yang Sangat Sangat Sangat dan Maha Maha Maha Kariim-Mulia )

Dalam cerita tersebut, Allah ‘Azza Wajalla mengabulkan doa Nabi Muhammad Saw untuk memberikan syafaat / pertolongan untuk umatnya. Semoga kedepan Gurunda memberikan pengetahuan kriteria apa umat yang mendapat syafaat ini. Amin.

Sumber cerita dari dongeng Habib Novel Alaydrus dan Ensiklopedia Kiamat

~…~

Saya pribadi memandang Nabi Muhammad Saw sangat menyayangi umatnya dengan pertimbangan sejarah beberapa Nabi terdahulu meminta hukuman langsung kepada umatnya, namun tidak dengan Nabi Muhammad Saw. Bahkan saat malaikat Izrail mencabut nyawa Nabi Muhammad Saw ( kematian itu suatu peristiwa yg luar biasa lhoo bayangin.. matiiii lho rek… ) Beliau Muhammad Saw malah berucap ummati, ummati,, umatku umatku.. perhatiannya hanya kepada umatnya.. Subhanallah,, Shollu ‘Ala Sayyidina Muhammad.. T_T

semoga bisa kita ambil hikmah canggihnya…
pic dari sini dan sini

  1. Ijin share mas, moga tulisannya bisa menginspirasi kawan-kawan muslim tuk smakiiin berlomba mencari mukanya (lho?? ) dihadapan ALLAH Aza Wazalaa… :))

Comment here