fairy
Selasa malam 2/6/09, jam menunjukkan pukul 09:30, pose sedang browsing di kamar dan baru saja menerima telpon dari teman. Tiba – tiba sesuatu muncul dari luar pintu dan melongok kamar ku. Perawakan tinggi, badan 1/4 lebih gede dari aku, namun tanpa sayap dan tidak bisa terbang.
Malam itu setelah menerima telpon dari teman, tiba – tiba sesuatu melongok diluar pintu kamar kos ku. Wajah penasaran ala anak kecil ingin tau dibalik daun pintu. Aku curiga! hehe… Siapa mahkluk ini. Ku ajak salaman dan berkenalan, kupersilahkan masuk, dan mempersilahkan duduk dimana saja. Maklum kamar kos serba irit perabotan.
Cukup singkat ngobrol ternyata mahkluk ini tinggal di lantai 3 gedung kos. Mencoba bertaaruf dan berkenalan. Alhamdulillah senangnya. Ngobrol ngalur ngidul bercerita, nanya sana sini – ini itu. Dari sekitar satu jam ngobrol apa saja yang bisa diobrolin, ada satu yang cukup berkesan.
Peri itu menjelaskan kalau dia bekerja di salah satu lembaga dakwah Islam di Jakarta. Wow banyak ilmu dung kupikir dan dengan jujurnya dia menjawab, biasa saja. Banyak orang munafik. Terlihat baik, terlihat jujur, namun diluar atau di lain posisi kegiatan keseharian ga karuan. Bercerita dia tentang salah satu rekannya yang mempunyai blog dan menuliskan tentang agama yang isinya baik sekali. Namun sepulang kantor pergaulannya tidak baik. Model Islam yang tergerus jamanlah istilahku. Ada pertanyaan mendalam di tempat kerjanya yang menanyakan orang Islam ko begitu dan begini. Padahal dia bekerja di lembaga dakwah yang seharusnya nilai – nilai Islam dan Ibadah dijunjung tinggi sebagai contoh dalam dakwah.
Orang munafik yang dia ceritakan cukup membuat ku bercermin pada diri sendiri. Masihkah perkataan ku berlainan dari tingkah laku. Jadi inget pernah nulis di blog ini juga tentang sholat, sudahkah melakukannya dengan baik? Langsung buka Quran digital. Wow ketemu surat Al Munaafiquun, hebat bener Quran membahas tentang munafik dalam satu surat.
Diceritakan dalam 10 surat pertama Al Munaafiquun, orang munafik itu banyak ketidaktahuan.
“Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.” (QS : Al Munaafiquun,3).
Dikunci mati hatinya, tidakkah hal tersebut adalah kejadian yang mengerikan? Merasa tahu akan segala hal, namun semuanya keliru (sotoy). Dan benar saja dalam ayat berikut :

“Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar[1477]. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?” (QS : Al Munaafiquun,4)
Penjelasan untuk 1477:  Mereka diumpamakan seperti kayu yang tersandar, maksudnya untuk menyatakan sifat mereka yang buruk meskipun tubuh mereka bagus-bagus dan mereka pandai berbicara, akan tetapi sebenarnya otak mereka adalah kosong tak dapat memahami kebenaran.
Jadi teringat pelajaran SD ciri – ciri orang munafik ada 3 : Perkataan penuh dusta, mengingkari janjinya, jika dipercaya akan berkhianat.
Semoga kita terhindar dari sifat – sifat munafik & selalu mendapat petunjuk dari Allah swt. Amiiin.
“Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS : Al Munaafiquun : 6)

  1. nice post..
    tapi sapakah peri kecil itu?? malam2 ko ke kamar cowo.. hayooo… :p

  2. penasaran sama perinya nih,,,
    masa malem2 maen ke kamar cwo,,,
    😛

    • fadlilsangaji

      pada curiga aja.. emang peri harus cewe ya… (salah gambar dong kl gitu) hehe.. kebetulan perinya cowo. Dah jelas toh?

  3. wah tape… peri –> cewe, dunk…
    klo cowo ntar jadinya pera…
    hehehe
    yukk… amien.. 🙂 smg qt tidak termasuk golongan org munafik…

  4. ada dech......he..

    wah beneran…………………………………..da peri msok ke kmar loe masa sich

    • fadlilsangaji

      sebutan aja sie… bukan peri sebenernya… (ada juga yang pernah nanya “Apa ada demit (hantu / setan) dikamar??”) hehe…
      Yang penting hikmah yang bisa diambil dari adanya “peri” di kamar ku… cheers…!! 😀

  5. Wah aq jg dah ngira kl peri nya cowo..masa iya kl cewe dijadiin satu atap.ya to?

  6. Tak pikir kayak peri di kamarmu yang di rumah jakal itu fa…tiwas…dah siap-siap mendengar cerita hantu

    • hehehe… ketipu.. kalau yang dirumah jakal tuh suster.. untung ga ngesot… soale bakalan susah naik turun tangganya =))

Comment here